Gorontalopost, TILONGKABILA, Bone Bolango – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bone Bolango kembali menunjukkan peran strategisnya dalam isu sosial, khususnya dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Melalui kegiatan bertajuk Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan
Anak, yang digelar di Aula BPMP Provinsi Gorontalo,kemarin (5/8/2025).
Baca Juga: Pemkab Boalemo Gelar Jalan Sehat dan Pencanangan Rangkaian Kegiatan HUT RI ke-80
DWP tak hanya menyuarakan pentingnya edukasi, tetapi juga mengintegrasikan kegiatan tersebut dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Ketua DWP Bone Bolango, dr. Nurliana Ibrahim, menyampaikan bahwa kekerasan
terhadap perempuan dan anak sering kali terjadi di lingkungan terdekat, bahkan tanpa
disadari oleh orang sekitar.
“Banyak korban memilih diam karena takut, malu, atau bahkan tidak tahu harus mengadu
ke mana. Inilah alasan utama kita harus hadir dan peduli,” ungkapnya.
Sebagai istri dari Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, dr. Nurliana
menegaskan bahwa DWP memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi garda depan
dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan.
Dalam kegiatan ini, para anggota DWP diberi pemahaman tentang berbagai bentuk
kekerasan, termasuk kekerasan fisik, verbal, psikologis, ekonomi.
Hingga kekerasan seksual, serta cara mendeteksi dan mengambil langkah bila kekerasan itu terjadi baik terhadap diri sendiri maupun orang di sekitar.
Baca Juga: Komisi IV DPRD Gorontalo Desak APBD 2026 Fokus pada Kebutuhan Rakyat, Bukan Titipan Kelompok
“Rumah seharusnya jadi tempat paling aman. Jangan sampai justru jadi ruang penuh
trauma. Kita ingin menghapus rasa takut dari ruang domestik,” tegasnya.
Lebih dari sekadar sosialisasi, kegiatan ini mencerminkan visi DWP sebagai organisasi
perempuan yang tidak hanya aktif, tetapi juga memiliki kesadaran hukum, berempati, dan
siap menjadi agen perubahan sosial.
“Langkah kecil seperti ini adalah pijakan awal membangun solidaritas dan keberanian
untuk melawan kekerasan sejak dari lingkungan sendiri,” tutup dr. Nurliana dengan
optimis.(Antx)