Gorontalopost, KABILA BONE – Suasana pesisir Desa Biluango, Kecamatan Kabila Bone, mendadak semarak.
Dengan kehadiran Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Republik Indonesia, Komjen Pol Makhruzi Rahman.
Bersama Bupati Bone Bolango Ismet Mile, turun langsung menanam pohon mangrove di tepi pantai.
Baca Juga: Tokoh Bone Bolango Ingatkan Ismet–Risman, Berhenti Saling Tekan, Fokus Bangun Daerah
Aksi hijau ini menjadi simbol kuat kepedulian terhadap pelestarian ekosistem pesisir sekaligus pengingat pentingnya menjaga lingkungan untuk generasi mendatang.
Bupati Ismet Mile menyambut hangat kehadiran pejabat tinggi nasional tersebut yang memiliki ikatan emosional dengan Gorontalo.
“Kunjungan beliau ini bukan sekadar agenda formal, tapi membawa semangat dan keberkahan bagi Bone Bolango,” ujar Ismet dengan penuh rasa syukur.
Ia menambahkan, Komjen Makhruzi bukan sosok asing, karena pernah mengabdi sebagai Kapolres Bone Bolango dan Kapolres Gorontalo, sehingga sudah seperti bagian dari keluarga besar daerah ini.
Lebih jauh, Bupati Ismet berharap kunjungan Sekretaris BNPP itu dapat membuka peluang kerja sama baru.
Dalam pembangunan daerah, terutama di sektor kelautan, perikanan, dan infrastruktur kawasan perbatasan.
“Kami berharap dukungan dari BNPP agar Bone Bolango semakin sejahtera dan mandiri,” ujarnya optimis.
Sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga nasional dinilainya menjadi kunci mempercepat pemerataan pembangunan.
Sementara itu, Komjen Pol Makhruzi Rahman mengaku bangga bisa kembali menapak tilas di tanah tempat ia pernah mengabdi.
Baca Juga: 12 Eks Penderita Kusta di Bone Bolango Kehilangan Bantuan, DPRD Janji Kawal Hingga Tuntas
Ia menilai penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi langkah nyata menjaga keseimbangan ekosistem.
“Mangrove berperan penting dalam melindungi pantai dari abrasi, tempat hidup biota laut, dan menjaga kualitas udara,” ungkapnya.
Selain kegiatan lingkungan, Makhruzi juga melantik Pengurus PB POSSI Gorontalo dan mengumumkan rencana.
Pengembangan Kampung Nelayan Olele lengkap dengan bantuan kapal dan pabrik es untuk meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir.
Kepala Dinas Perikanan Bone Bolango, Kusno, menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam pelestarian lingkungan.
“Mangrove tidak hanya melindungi pantai, tetapi juga menjadi habitat penting bagi berbagai biota laut,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa langkah kecil seperti penanaman ini dapat memberi dampak besar bagi masa depan ekologi Bone Bolango.
Dengan potensi wisata bahari seperti hiu paus dan spot penyelaman di Olele, daerah ini diyakini bisa berkembang sebagai destinasi ekowisata unggulan di Indonesia Timur.(Antx).
Editor : Azis Manansang