Gorontalopost, SUWAWA – Upaya Pemerintah Kabupaten Bone Bolango dalam
memperbaiki pelayanan perizinan mulai membuahkan hasil.
Daerah ini sukses meraih predikat Kinerja Sangat Baik pada Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP)
dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) Tahun 2025 yang diselenggarakan
Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.
Baca Juga: Pemkab Bone Bolango Klaim SKPT 3.000 Meter Terbit di Atas Aset Daerah
Kepala DPMPTSP Bone Bolango, Dian Susilo Rahadjo Tjarbos, mengungkapkan nilai
yang diperoleh mencapai 87,872, meningkat 6,548 poin dibandingkan capaian tahun 2024 yang berada di angka 81,324.
Menurutnya, peningkatan tersebut mencerminkan semakin baiknya kualitas pelayanan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat maupun dunia usaha.
"Peningkatan nilai ini menunjukkan bahwa berbagai pembenahan yang kami lakukan mulai memberikan hasil positif.
Ke depan kami akan terus memperkuat kualitas pelayanan agar semakin cepat, mudah, transparan, dan mampu mendukung pertumbuhan investasi di Bone Bolango," katanya.
Dian menjelaskan, evaluasi nasional tersebut merupakan implementasi Peraturan
Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 yang bertujuan mengukur kualitas pelayanan perizinan di daerah.
Penilaian mencakup berbagai aspek, mulai dari kinerja pelayanan terpadu satu pintu
hingga efektivitas percepatan pelaksanaan berusaha yang menjadi indikator kemudahan investasi.
Sebanyak 544 pemerintah daerah dari seluruh Indonesia mengikuti proses evaluasi yang melibatkan penilaian mandiri,
Baca Juga: Buka Konfercab PMII, Sekda Gorontalo Minta Mahasiswa Tetap Kritis Tanpa Kehilangan Integritas
verifikasi dokumen, validasi lapangan oleh tim independen yang ditunjuk Kementerian Investasi
dan Hilirisasi/BKPM, hingga penetapan penerima penghargaan melalui Anugerah Layanan Investasi.
Menurut Dian, prestasi tersebut tidak lepas dari kerja sama seluruh organisasi perangkat daerah dalam membangun sistem pelayanan yang semakin modern dan responsif.
Pemerintah Kabupaten Bone Bolango berkomitmen mempertahankan bahkan
meningkatkan capaian tersebut
agar mampu menciptakan iklim usaha yang sehat, menarik minat investor, serta
memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. (Mg-05).