Tak Bisa Kerja Sendiri, Pemkab Bone Bolango Perkuat PKK hingga Tingkat Dusun

Azis Manansang • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 19:43 WIB
Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Bolango, Iwan Mustapa, saat mewakili Bupati Bone Bolango menghadiri pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Tapa di Aula Kantor Desa Kramat.(F:Diskominfo)
Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Bolango, Iwan Mustapa, saat mewakili Bupati Bone Bolango menghadiri pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Tapa di Aula Kantor Desa Kramat.(F:Diskominfo)

Gorontalopost, TAPA — Pemerintah Kabupaten Bone Bolango menyadari jangkauan birokrasi memiliki keterbatasan untuk menyentuh seluruh masyarakat hingga tingkat paling bawah. 

Karena itu, keberadaan Tim Penggerak PKK hingga desa dinilai menjadi kekuatan strategis  untuk memastikan berbagai program pemerintah tidak berhenti hanya di tingkat kabupaten.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Bolango, Iwan Mustapa,  saat mewakili Bupati Bone Bolango menghadiri pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK  Kecamatan Tapa di Aula Kantor Desa Kramat, Rabu (16/9/2026).

Baca Juga: HMI Boalemo Diminta Kawal Program Strategis, Lahmudin Ungkap Proyek Rp 350 Miliar

Iwan secara terbuka mengakui pemerintah daerah tidak memiliki kemampuan yang cukup  apabila harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat seorang diri. 

Menurutnya, struktur birokrasi memiliki batas dalam menjangkau keluarga dan lingkungan masyarakat yang tersebar hingga desa.

Di sisi lain, PKK memiliki jaringan kader yang justru berada lebih dekat dengan 
masyarakat. 

Kader-kader tersebut hadir hingga tingkat desa dan bersentuhan langsung dengan keluarga, sehingga memiliki posisi penting dalam membantu pemerintah menyampaikan sekaligus mengawal program pembangunan.

“Pemerintah tentu memiliki keterbatasan dalam menjangkau masyarakat sampai ke tingkat  paling bawah. Di sinilah PKK memiliki peran penting karena jaringan kadernya sudah ada  hingga desa,” ujar Iwan.

Bagi Iwan, posisi tersebut membuat PKK tidak bisa dipandang hanya sebagai organisasi  yang menjalankan kegiatan pendampingan. 

Lebih dari itu, kader PKK dapat menjadi penghubung antara kebijakan pemerintah dengan kondisi riil yang dihadapi masyarakat di lapangan.

Peran itu menjadi semakin penting karena sejumlah persoalan pembangunan justru berakar  dari tingkat keluarga.

Baca Juga: Ismet Mile Minta Posyandu Tak Sekadar Rutinitas, Pelayanan Warga Harus Merata 

Masalah kemiskinan, pemenuhan gizi, stunting hingga pendidikan membutuhkan keterlibatan masyarakat secara langsung dan tidak cukup hanya mengandalkan program yang dirancang dari kantor pemerintahan.

Karena itu, Iwan melihat 10 program pokok PKK memiliki irisan yang kuat dengan 
agenda pembangunan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango. 

Program-program tersebut dinilai dapat menjadi instrumen pendukung untuk membantu pemerintah menangani berbagai persoalan yang berkaitan langsung dengan keluarga dan masyarakat.

“Persoalan pembangunan merupakan tanggung jawab bersama. PKK juga memiliki peran di dalamnya, sehingga pemerintah dan seluruh jajaran PKK harus saling mendukung dan  bergerak bersama,” kata Iwan.

Dengan jaringan kader yang tersebar hingga desa, pemerintah memiliki peluang 
memperluas jangkauan berbagai program. 

Kader dapat membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat, mengajak warga berpartisipasi, sekaligus ikut memastikan program yang dijalankan pemerintah benar-benar menyentuh kelompok sasaran.

Keberadaan kader di lapangan juga memungkinkan pemerintah mengetahui persoalan  masyarakat lebih cepat. 

Dengan demikian, berbagai masalah tidak harus menunggu sampai mencuat ke permukaan sebelum mendapat perhatian dan penanganan dari pemerintah daerah.

Namun, Iwan menegaskan jaringan yang luas harus dibarengi dengan kader yang aktif dan  memiliki kapasitas. 

Karena itu, penguatan sumber daya kader menjadi bagian penting agar peran PKK di tingkat bawah dapat berjalan secara maksimal.

Baca Juga: Sofyan Puhi Bakar Final Sepak Takraw Gorontalo, Bonus Set Pertama Jadi Suntikan Semangat

Salah satu upaya yang akan didorong adalah pelaksanaan Jambore Kader PKK atau 
Jumbara pada 2027. 

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan semangat sekaligus memperkuat kapasitas para kader.

Iwan berharap Jumbara tidak berhenti sebagai agenda organisasi semata. Ia ingin kegiatan  tersebut mampu menghidupkan semangat kader PKK sampai ke tingkat dusun sehingga keberadaan mereka semakin terasa di tengah masyarakat.

“Insya Allah Jumbara yang akan kita rancang pada 2027 nanti dapat menjadi momentum  untuk membangkitkan semangat para kader PKK, bahkan hingga ke tingkat dusun,” tuturnya.

Menurut Iwan, semakin kuat jaringan kader di tingkat bawah, semakin besar pula peluang pemerintah memperluas jangkauan pembangunan. 

Kader yang berada langsung di tengah masyarakat dapat membantu menjembatani kebutuhan warga dengan program yang disiapkan pemerintah daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Iwan juga menyampaikan penghargaan kepada Ketua TP PKK  Kecamatan Tapa sebelumnya, Rahmat Iningo, atas dedikasi dan kontribusinya selama  menjalankan tugas.

Ia kemudian memberikan selamat kepada Sudirman Slamet yang dipercaya 
melanjutkan kepemimpinan TP PKK Kecamatan Tapa. 

Iwan berharap kepemimpinan baru tersebut membawa semangat baru dalam menjalankan berbagai program PKK.

“Selamat menjalankan tugas kepada Ibu Sudirman Slamet. Kami berharap estafet program  yang telah berjalan dapat dilanjutkan dengan penuh semangat melalui koordinasi bersama  TP PKK Kabupaten Bone Bolango,” ungkap Iwan.

Ia juga meminta pengurus TP PKK Kecamatan Tapa yang baru terus membangun sinergi  dengan TP PKK Kabupaten agar pelaksanaan program dapat berjalan secara terarah dan  menjangkau seluruh desa yang berada di Kecamatan Tapa.

Dalam kesempatan itu, Iwan turut menyampaikan apresiasi kepada Ketua TP PKK 
Kabupaten Bone Bolango Waode Mismaya Kencana 

dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bone Bolango Ruwaida Tolingguhu atas dukungan terhadap program-program pemerintah daerah.

Menurutnya, kerja bersama antara pemerintah, TP PKK kabupaten, kecamatan hingga desa  telah memberikan kontribusi terhadap berbagai capaian daerah.

Salah satunya terlihat dari keberhasilan Bone Bolango meraih Terbaik I dalam penilaian Posyandu.

Iwan mengaku capaian tersebut menjadi sesuatu yang membanggakan. Ia menilai prestasi itu tidak terlepas dari semangat serta kerja bersama berbagai pihak dalam memperkuat  pelayanan Posyandu di daerah.

“Capaian Bone Bolango sebagai yang terbaik tentu sangat membanggakan. Hasil ini 
menunjukkan kuatnya semangat dan kerja bersama yang telah dilakukan selama ini,”  ungkapnya.

Usai pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan Tapa, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan  bimbingan teknis peningkatan kapasitas terkait enam Standar Pelayanan Minimal  (SPM). 

Agenda tersebut turut dijadwalkan dihadiri Bupati Bone Bolango **Ismet 
Mile.

Bagi Iwan, penguatan hubungan antara pemerintah dan PKK bukan semata-mata untuk  kepentingan organisasi. 

Sinergi tersebut menjadi bagian dari strategi memperluas jangkauan pembangunan agar berbagai program pemerintah dapat benar-benar dirasakan  masyarakat.

Pemerintah memiliki program dan kebijakan, sementara masyarakat membutuhkan 
informasi, pendampingan serta pengawalan agar program tersebut sampai kepada penerima  manfaat. 

Dalam konteks itulah, jaringan PKK hingga tingkat desa dinilai memiliki peran 
yang sangat penting.

“Pemerintah tidak mungkin menjangkau seluruh warga seorang diri. Karena itu, 
keberadaan PKK sampai ke desa 

harus kita manfaatkan sebagai kekuatan bersama untuk memastikan pembangunan benar-benar hadir di tengah masyarakat,” pungkas Iwan.(Mg-05).

Editor : Azis Manansang
PEMKAB BONE BOLANGO Posyandu Gorontalo sekda bone bolango Ismet Mile PKK GORONTALO