Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Iwan Mustapa Titip Pesan untuk Yusbar Ismail

Azis Manansang • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 15:23 WIB

 

Sekda Iwan Mustapa menyampaikan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, termasuk dari Bupati dan Wakil Bupati, kepada Yusbar dan ASN lain yang memasuki masa purna tugas.(F:Diskominfo)
Sekda Iwan Mustapa menyampaikan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, termasuk dari Bupati dan Wakil Bupati, kepada Yusbar dan ASN lain yang memasuki masa purna tugas.(F:Diskominfo)

Gorontalopost, TILONGKABILA – Masa pengabdian sebagai aparatur pemerintahan boleh berakhir, tetapi kontribusi kepada masyarakat tidak harus berhenti. 

Pesan itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Bolango Iwan Mustapa saat melepas Yusbar Ismail dan sejumlah ASN lainnya yang memasuki masa purna tugas.

Pesan tersebut disampaikan Iwan ketika menjadi pembina apel kerja Pemerintah Kabupaten Bone Bolango di Lapangan Alun-Alun, Senin (21/9/2026). 

Baca Juga: Alumni KNPI Gorontalo Resmi Dilantik, Gusnar Ismail Buka Peta Peluang Ekonomi untuk Daerah

Dalam apel itu, pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada para aparatur yang telah menyelesaikan perjalanan panjang kedinasannya.

Yusbar menjadi salah satu ASN yang mendapat perhatian karena memiliki rekam perjalanan birokrasi yang cukup panjang. 

Sebelum bertugas di Kabupaten Bone Bolango, ia lebih dahulu menjalani karier pemerintahan di tingkat Provinsi Gorontalo.

Kariernya di Bone Bolango kemudian diwarnai dengan sejumlah amanah penting. Yusbar pernah dipercaya memimpin Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian 

sebelum kemudian menduduki jabatan Asisten Ekonomi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bone Bolango.

Beragam posisi yang pernah diembannya membuat perjalanan pengabdian Yusbar bersentuhan dengan berbagai sektor pemerintahan. 

Mulai dari urusan ketahanan pangan dan pertanian hingga kebijakan ekonomi pembangunan daerah.

Atas perjalanan tersebut, Iwan menyampaikan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, termasuk dari Bupati dan Wakil Bupati, kepada Yusbar dan ASN lain yang memasuki masa purna tugas.

Baca Juga: Patroli Malam Berujung Penanganan Karhutla, Lahan 150 Meter Persegi Terbakar di Bone Bolango

“Pemerintah daerah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada mereka yang telah mencurahkan waktu dan tenaga untuk pemerintahan. 

Dedikasi tersebut merupakan bagian dari perjalanan pembangunan Bone Bolango,” ungkap Iwan.

Namun, menurut Iwan, purna tugas seharusnya tidak dipandang sebagai garis akhir pengabdian. 

Setelah tidak lagi menjalankan tugas sebagai ASN, pengalaman yang telah dikumpulkan selama puluhan tahun tetap dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

“Setelah menyelesaikan tugas kedinasan, kami berharap beliau tetap hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat Bone Bolango melalui bentuk pengabdian yang berbeda,” tuturnya.

Selain memberikan penghargaan kepada ASN yang memasuki masa purna tugas, pemerintah daerah juga memberikan apresiasi kepada aparatur yang memperoleh kenaikan pangkat dan Satya Lencana untuk masa pengabdian 10, 20, serta 30 tahun.

Iwan pun meminta perangkat kepegawaian segera menindaklanjuti ASN yang telah memenuhi persyaratan Satya Lencana tetapi belum mendapatkan penghargaan tersebut. 
Baginya, penghargaan itu bukan sekadar simbol, melainkan bentuk pengakuan atas pengabdian panjang aparatur.

“Satya Lencana merupakan bagian dari penghargaan atas kesetiaan dan perjalanan aparatur dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat,” pungkas Iwan.(Mg-05)

Editor : Azis Manansang
purna tugas Bone Bolango PEMKAB BONE BOLANGO ASN 2026 sekda bone bolango