Gorontalopost.id, GORONTALO –Tak banyak yang tahu, Gorontalo ternyata memiliki potensi wisata yang patut diperhitungkan.
Lokasinya yang menghadap Teluk Tomini serta bagian utara yang menghadap Laut Sulawesi menawarkan sejumlah tempat wisata yang indah nan memesona
Sehingga itu menurut Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Dr, Ir. Aryanto Husain,MMP. Eksotisme pulau kecil di teluk Kwandang miliki daya tarik unggulan bagi wisatawan mancanegara berkunjung ke Kepulauan Ponelo.
Baca Juga: Bupati Merlan Uloli Boyong Kembali Piala Adipura ke Bone Bolango
"Potensi Wisata Bahari di Kepulauan menjadi salah satu yang paling menarik bagi para turis, untuk dikunjungi hanya untuk melihat keindahan terumbu karang.
Dan keindahan bawah laut yang masih bagus dan sempurna," ungkapnya. Pada kegiatan Tourism On The Spot Diskusi Pengelolaan Potensi Wisata Bahari di Desa Malambe, Kecamatan Kepulauan Ponelo, kemarin (01/3/2024).
Menurut Aryanto, bagi para turis manca negara, desa-desa di Indonesia sangatlah menarik untuk dikunjungi. Apalagi, mereka mencari sesuatu yang tidak pernah mereka lihat
sebelumnya.
“Nah, yang para Wisatawan Mancanegara lihat di Ponelo Kepulauan ini, adalah terumbu karang yang bagus, pasir putih yang indah, dan keunikan masyarakat lokal”, jelas Aryanto.
Untuk itu, Aryanto menilai, bila Ponelo Kepulauan ini mempunyai potensi Wisata Bahari, yang dipromosikan kepada wisatawan manca negara.
“Sehingga, sangat layak untuk dipromosikan menjadi daya tarik wisatawan”, tutur Aryanto.
Lebih lanjut Aryanto menilai, dengan adanya pengembangan potensi wisata Bahari ini, dapat memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.
Baca Juga: Polres Boalemo Kerahkan 167 Personil Pengamanan Penjemputan Owan
Tak hanya itu, masyarakat pun didorong, agar dapat membuat sesuatu yang dapat dijual seperti sovenir kepada para wisatawan. Juga, bisa menjual berbagai olahan makanan.
“Serta menyajikan pertunjukkan yang menarik bagi wisatan, yang semuanya berbayar”, jelas Aryanto.
Nah, semakin banyak Wisatawan Mancanegara yang datang ke pulau-pulau, maka semakin banyak kebutuhan yang mereka butuhkan.
Aryanto pun mendorong, agar masyarakat dapat membangun pengetahuan dan pemahaman, terhadap apa arti Desa Wisata itu sendiri.
Baca Juga: Mantan Kapolda Irjen Pol. Drs. Angesta Romano Yoyol, Dilepas dengan Tradisi Prosesi Pedang Pora
Kemudian, masyarakat juga diharapkan dapat menerapkan pilar pariwisata yakni sapta pesona. Mulai dari kebersihan lingkungan, sikap ramah masyarakat, dan interaksi warga
dengan turis.
“Nah, berbicara soal interaksi dengan turis, maka masyarakat harus menyiapkan para anak muda untuk bisa berbahasa inggris, yang dimulai dari siswa sekolah dasar”, ujar Aryanto.
Pihaknya pun menilai, dengan cara inilah, maka apa yang menjadi cita-cita desa ini sebagai Desa Wisata dapat lebih mudah dan terwujud.(Antho).
Editor : Azis Manansang