Gorontalopost, KWANDANG – Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara (Pemkab Gorut) terus melakukan terobosan
untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik hingga ke tingkat kecamatan dan desa.
Baca Juga: BPKP Gorontalo Perkuat SPIP di Pemkab Gorontalo, Fokus Cegah Korupsi dan Risiko Strategis 2026
Strategi “jemput bola” menjadi pendekatan utama guna memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi secara cepat dan efektif.
Sekretaris Daerah Gorontalo Utara, Suleman Lakoro, menjelaskan
bahwa kendala geografis masih menjadi tantangan serius dalam optimalisasi pelayanan.
Menurutnya, jarak antara pusat pemerintahan di Kwandang dengan sejumlah kecamatan cukup jauh,
sehingga masyarakat harus menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mengurus administrasi atau mendapatkan layanan dasar.
“Beberapa wilayah memang memiliki jarak tempuh yang cukup ekstrem.
Ini yang menjadi perhatian kami agar pelayanan tidak hanya terpusat di ibu kota kabupaten,” ujar Suleman.
Ia mencontohkan Kecamatan Tolinggula yang berada di wilayah perbatasan.
Untuk mencapai pusat pemerintahan, warga harus menempuh perjalanan sekitar tiga hingga empat jam.
Baca Juga: Jejak Kepemimpinan Sofyan Puhi, Dari Bangku STN Telaga ke Panggung Politik Gorontalo
Kondisi tersebut kerap memicu keluhan masyarakat karena waktu dan biaya yang harus dikeluarkan tidak sedikit.
Sebagai solusi, Pemkab Gorontalo Utara menurunkan langsung satuan unit kerja bersama organisasi perangkat daerah (OPD) ke lapangan.
Dengan sistem pelayanan terpadu di kecamatan dan desa, masyarakat diharapkan
dapat memperoleh layanan secara cepat dan prima tanpa harus datang jauh ke pusat kabupaten.
“Pendekatan turun langsung ke lapangan ini menjadi prioritas ke depan.
Kami ingin memastikan pelayanan benar-benar hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.
Selain program jemput bola, selama bulan Ramadan pemerintah daerah juga menggelar Safari Ramadan di setiap kecamatan.
Kegiatan tersebut tidak hanya diisi agenda keagamaan, tetapi turut dirangkaikan dengan pelayanan administrasi dan sosial bagi warga.
Melalui integrasi kegiatan keagamaan dan pelayanan publik, Pemkab Gorut berharap kualitas layanan semakin meningkat
sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat di seluruh wilayah Gorontalo Utara.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen daerah untuk menghadirkan pelayanan yang inklusif, merata, dan responsif terhadap tantangan geografis.(Mg-06/Inong).
Editor : Azis Manansang