Gorontalopost, KWANDANG – Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara bersama Kementerian Agama
terus mendorong penguatan pendidikan keagamaan melalui rencana pembangunan kawasan madrasah terintegrasi.
Baca Juga: Polres Boalemo Gelar Gerakan Pangan Murah, Beras, Gula dan Minyak Dijual Jauh di Bawah Harga Pasar
Untuk mendukung program tersebut, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas tiga hektare sebagai lokasi pembangunan.
Peninjauan lokasi pembangunan dilakukan langsung oleh Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggi
bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo Utara Moh. Docmi Lachmudin serta jajaran pemerintah daerah.
Langkah ini menjadi bagian dari persiapan awal sebelum pembangunan dimulai.
Docmi Lachmudin menjelaskan bahwa hingga saat ini Kabupaten Gorontalo Utara
masih menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Gorontalo yang belum memiliki Madrasah Aliyah Negeri (MAN).
Kondisi tersebut menjadi alasan utama perlunya pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.
Melalui konsep kawasan madrasah terintegrasi, nantinya akan dibangun tiga jenjang pendidikan sekaligus, yaitu MI, MTs, dan MAN dalam satu kawasan.
Baca Juga: Oknum ASN Gorontalo Utara Tersandung Kasus Pencabulan Anak, Polda Serahkan Tersangka ke Kejaksaan
Model pendidikan ini diharapkan mampu menciptakan proses pembelajaran yang berkelanjutan dari tingkat dasar hingga menengah atas.
Ia berharap dukungan pemerintah daerah dapat mempercepat realisasi pembangunan tersebut.
Dengan hadirnya madrasah negeri di Gorontalo Utara, masyarakat diharapkan
memiliki akses yang lebih luas terhadap pendidikan keagamaan yang berkualitas.(Inong).
Editor : Azis Manansang