Gorontalopost.id, LIMBOTO – Sebuah mobil truck yang diduga mengangkut ribuan liter Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal jenis solar terguling di Jalan Trans Sulawesi, kemarin (19/01/2024).
Kecelakaan tunggal yang terjadi di depan Yayasan Pondok Pesantren Al-Falah, Desa Tunggulo, Kecamatan Limboto Barat, menjadi perhatian dan tontonan warga.
Baca Juga: Rebut Kursi DPR RI Caleg Perindo Clemens Optimis Tebar Ancaman
Sumber-sumber di lokasi kejadian mengungkapkan, truk dengan nomor polisi DM 1820 EY yang dikemudikan Rianto Wadja (40).mengalami kecelakaan sekitar pulul 16.20 wita.
Akibatnya puluhan jerigen dan drum yang diangkutnya berserakan.
"Sebanyak 18 drum yang diangkut oleh dump truck tersebut. 10 drum ada isi (solar), baru sisanya (8 drum) kosong,” ujar Yunan warga setempat.
“Saat itu kami kaget mendengar suara dentuman yang begitu kuat, dan seketika saya pun langsung keluar. Sesampainya di lokasi kejadian, sudah banyak masyarakat yang berkumpul,” beber Yunan.
Baca Juga: Bawaslu Periksa Caleg DPR RI Sawaludin Terkait Kepala Desa Bunggalo
Sumber lainnya menambahkan, sebelum kecelakaan, truk berjalan dari arah Yosonegoro menuju Limboto.
Ketika memasuki jalan yang sedikit menikung, ia mengalami microsleep atau tertidur sejenak saat berkendara dan langsung menghantam tiang telkom serta pagar beton.
Beruntung sang sopir dalam kondisi baik tanpa luka. Hanya saja truk alami rusak berat usai kecelakaan dan terbalik.
Baca Juga: Disperindagkop Bantah Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg dan Kenaikan Harga Rp 40 Ribu di Wilayah Pohuwato
“Sopir ngantuk. Iya mengantuk dan kemudian menabrak tiang telkom itu oleng lalu menghantam pagar,” ungkap Iptu Irawan Kusumo saat diwawancarai.
Ditanyakan terkait dengan truk yang memuat solar kata Iptu Irawan Kusumo, pihaknya hanya menangani masalah laka lantas dan untuk solar sebagainya itu telah ditangani oleh Reskrim Polres Gorontalo.
“Itu sudah Reskrim yang tangani. Karena itu rana mereka. Kalau saya hanya laka lantasnya,”ucap Kasat Iptu Irawan Kusumo.(Mg-04/hms-pol)
Editor : Azis Manansang