Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Satgas Pangan Gorontalo Pastikan Tak Ada Beras Premium Oplosan di Pasaran

Azis Manansang • Sabtu, 19 Juli 2025 | 19:25 WIB

 

Ketua Satgas Pangan Gorontalo, Kombes Pol Maruly Pardede.(F:Humas)
Ketua Satgas Pangan Gorontalo, Kombes Pol Maruly Pardede.(F:Humas)


Gorontalopost,GORONTALO – Setelah Kadis Panan kini giliran Satgas Pangan Provinsi Gorontalo yang menyatakan tak ada beras premium oplosan di pasaran Gorontalo.

Kepastian ini ditegaskan oleh Ketua Satgas Pangan Gorontalo, Kombes Pol Maruly Pardede, yang juga menjabat sebagai Direktur Kriminal Khusus Polda Gorontalo.

Dalam keterangannya, ia menjelaskan bahwa langkah antisipatif diambil setelah merebaknya temuan beras oplosan di beberapa provinsi lain.

Baca Juga: Harmoni Budaya Gorontalo dan Tojo Una-Una, Identitas Multikultural yang Mengakar di Sulteng

"Sejak awal, kami tak tinggal diam. Kami langsung menindaklanjuti arahan dari pusat dengan turun langsung ke lapangan.

Dengan menyisir jalur distribusi dari hulu hingga hilir," ungkapnya usai melakukan pengecekan lapangan bersama Dinas Ketahanan Pangan,kemarin.

Maruly menjelaskan bahwa pihaknya tidak hanya melakukan inspeksi visual.

Tetapi juga penelusuran menyeluruh terhadap titik-titik pasokan beras premium, mulai dari produsen hingga distributor.

Hasilnya, tidak ditemukan produk bermerek serupa atau indikasi pengoplosan.

Tak hanya itu, Satgas juga melakukan penarikan sampel produk dan terus memperkuat koordinasi dengan Satgas Pangan di tingkat kabupaten/kota.

Baca Juga: Komisi II DPRD Gorontalo Tinjau Pelabuhan Tilamuta, Siapkan Langkah Strategis Dukung Nelayan Boalemo

Upaya ini bertujuan memastikan tidak ada celah bagi masuknya produk ilegal ke pasar lokal.

“Jika kami menemukan indikasi pengoplosan, maka tindakan preventif hingga represif akan kami ambil. Tidak ada toleransi untuk praktik curang yang merugikan konsumen,”
tegasnya.

Selain menjaga kualitas pangan, langkah ini juga menjadi bagian dari strategi.

Pengamanan distribusi menjelang masa-masa krusial, seperti akhir tahun atau periode rawan kelangkaan.

Maruly turut mengajak masyarakat Gorontalo untuk ikut ambil bagian dalam pengawasan.

Ia menegaskan bahwa partisipasi publik sangat penting untuk mencegah praktik kecurangan pangan.

“Jika menemukan sesuatu yang mencurigakan, jangan ragu melaporkannya. Satgas Pangan terbuka untuk menerima laporan dari warga.

Bersama, kita jaga pangan kita tetap aman dan berkualitas,” pungkasnya. (Mg-04).

Editor : Azis Manansang
#Gorontalo #pengawasan pangan #Satgas Pangan #Beras premium dicampur raskin #beras oplosan #stabilitas pangan #POLDA GORONTALO