Gorontalopost, LIMBOTO - Satuan Brimob Polda Gorontalo menunjukkan respons sigap
dalam menangani dampak bencana banjir yang melanda Kecamatan Pulubala.
Baca Juga: Polda Gorontalo Tangkap Tiga Remaja Pelaku Pencurian Kotak Amal Masjid di Telaga Biru
Setelah menerima laporan putusnya jembatan gantung yang mengisolasi warga, personel Brimob langsung diterjunkan ke lokasi.
Atas instruksi langsung Dansat Brimob Polda Gorontalo, Kabag Ops Sat Brimob AKP Ruslan Djafar memimpin 10 personel menuju Dusun Mohulo, Desa Molalahu.
Fokus utama tim adalah melakukan perbaikan darurat agar akses warga dapat segera kembali digunakan.
Jembatan gantung tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan aktivitas pendidikan, perekonomian, dan sosial masyarakat.
Putusnya jembatan akibat terjangan banjir membuat satu dusun dengan puluhan kepala keluarga terisolasi dan kesulitan beraktivitas.
Di lapangan, personel Brimob melakukan penanganan awal dengan memanfaatkan peralatan yang tersedia.
Baca Juga: Polisi Bongkar Sindikat Curanmor Antar Provinsi, 5 Motor Hasil Kejahatan Diamankan di Sulut
Upaya ini dilakukan agar masyarakat, terutama anak-anak sekolah, bisa kembali melintas meskipun masih bersifat sementara.
Dengan perbaikan darurat tersebut, warga Dusun Mohulo mulai dapat beraktivitas kembali di bawah pengawasan Brimob.
Langkah ini menjadi bukti kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan
dan pelayanan nyata kepada masyarakat saat terjadi bencana.(Mg-04)
Editor : Azis Manansang