Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Kalori Tinggi Martabak Telur, Begini Cara Menikmatinya dengan Sehat

Nur Fadilah • Sabtu, 9 Agustus 2025 | 14:06 WIB

Ilustrasi: Martabak telur
Ilustrasi: Martabak telur

GORONTALOPOST
-Martabak telur memang sulit ditolak. Gurih, renyah di luar, lembut di dalam makanan ini kerap jadi favorit saat malam hari atau teman ngobrol santai. Namun, di balik kelezatannya, martabak telur menyimpan “rahasia” yang perlu diwaspadai: kalori yang cukup tinggi.

Berapa Banyak Kalori Martabak Telur?

Satu porsi martabak telur ukuran sedang (sekitar 4–6 potong) bisa mengandung 350–500 kalori, bahkan lebih jika porsinya besar atau isiannya penuh daging. Angka ini berasal dari kombinasi bahan-bahan berkalori tinggi seperti:

Proses menggoreng dalam minyak panas membuat martabak menyerap lemak dalam jumlah signifikan, sehingga kandungan kalorinya melonjak.

Risiko Konsumsi Berlebihan

Jika dikonsumsi terlalu sering, martabak telur dapat berkontribusi pada peningkatan berat badan, kolesterol, dan risiko penyakit jantung. Apalagi, makanan ini sering dinikmati pada malam hari, saat tubuh lebih sedikit membakar energi.

Tips Sehat Menikmati Martabak Telur

Kabar baiknya, Anda tetap bisa menikmati martabak telur tanpa rasa bersalah. Kuncinya ada pada cara konsumsi:

  1. Pilih porsi kecil – Batasi hanya 2–3 potong, jangan satu loyang sendirian.
  2. Gunakan minyak lebih sedikit – Jika membuat sendiri, kurangi minyak atau gunakan wajan anti lengket.
  3. Tambah sayuran – Campurkan bayam, wortel, atau sayur lain untuk menambah serat.
  4. Pilih daging rendah lemak – Misalnya daging ayam tanpa kulit atau tuna.
  5. Imbangi dengan olahraga – Jika makan martabak di malam hari, pastikan keesokan harinya melakukan aktivitas fisik yang cukup.

Martabak telur boleh saja masuk daftar makanan favorit Anda, asalkan dinikmati dengan bijak. Mengenali jumlah kalorinya membantu Anda mengatur pola makan agar tetap sehat. Ingat, kuncinya bukan menghindari sepenuhnya, tetapi mengontrol porsi dan frekuensinya.(*)

Editor : Nur Fadilah
#martabak telur #kalori tinggi #Resiko