Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Kopi Asam, Manfaat dan Risikonya bagi Kesehatan

Tina Mamangkey • Sabtu, 13 Januari 2024 | 09:13 WIB
ILUSTRASI SECANGKIR KOPI (Picswe)
ILUSTRASI SECANGKIR KOPI (Picswe)

GORONTALOPOST - Kopi selalu dikenal dengan citarasa pahitnya, namun tidak sedikit yang menyadari bahwa di balik setiap tegukan terdapat kehadiran rasa asam yang memberikan karakter khusus pada kopi.

Penting bagi para pecinta kopi untuk mengetahui bahwa asam dan keasaman dalam kopi tidak hanya menyumbang pada kenikmatan rasanya, tetapi juga memiliki rahasia kesehatan yang bermanfaat bagi tubuh.

Mengutip healthline.com, kopi terbukti melepaskan sembilan asam utama ketika diseduh.

Asam-asam tersebut melibatkan palmitat, linoleat, fosfat, malat, laktat, asetat, sitrat, kuinat, dan klorogenat, yang disusun berdasarkan konsentrasi dari yang terendah hingga tertinggi.

Keberagaman jenis asam ini memberikan kontribusi pada keunikan rasa kopi, dengan sifat asamnya memperoleh pH berkisar antara 4,85 hingga 5,10.

Tak hanya asam, keasaman atau acidity juga merupakan elemen penting dalam kopi.

Tingkat keasaman kopi menciptakan rasa masam yang bertahan setelah menikmati kopi, menjadi indikator tingkat keasaman kopi tersebut.

Dilansir dari Kopitem.com terdapat beberapa faktor yang memengaruhi tingkat keasaman kopi, termasuk proses pemanggangan (roasting), cara penyeduhan, dan ukuran bubuk kopi.

Asam dan Keasaman pada Kopi

Keasaman merupakan komponen yang terdapat di dalam kopi. Pembahasan seputar keasaman pada kopi mengacu pada asam atau acid yang berpengaruh terhadap rasa kopi.

Kedua istilah ini penting untuk diketahui, khususnya pada saat mencicipi kopi.

Pembuat kopi sering menggunakan istilah acid dan acidity pada saat menjelaskan tingkat rasa asam pada kopi.

Selain itu, penting untuk mengetahui efek bagi kesehatan dan bahaya minum kopi.

Rahasia Kesehatan dan Manfaat

Meski keasaman kopi di sebagian besar orang tidak menimbulkan gejala, kemungkinan berpotensi memperburuk kondisi kesehatan akan terjadi pada sebagian orang.

Khususnya bagi penderita penyakit seperti tukak lambung, refluks asam, hingga sindrom iritasi usus besar (IBS), tidak disarankan untuk meminum kopi.

Selain itu, kopi memiliki antioksidan dan beberapa senyawa, yang bermanfaat bagi tubuh serta membantu mengurangi peradangan hingga kondisi kesehatan lainya.

Hal itu berlaku apabila kopi diminum dengan porsi yang pas. Agar dapat menikmati kebaikan dari kopi, berikut cara yang tepat.

Membuat Kopi di Rumah

Membuat kopi di rumah merupakan upaya untuk menjamin kebersihan secangkir kopi yang akan diminum.

Hal tersebut dilakukan dengan cara memperhatikan kebersihan alat yang digunakan, hingga pemilihan bahan.

Untuk menghindari dari kemungkinan tidak higiene pembuatan kopi ada hal yang perlu dilakukan, yaitu dengan membuat kopi di rumah.

Selain itu, pada saat membuat kopi dapat ditambahkan beberapa bahan yang dapat menambah rasa serta manfaat untuk kesehatan.

Menambahkan Bubuk Kayu Manis

Selain itu, pada saat membuat kopi dapat ditambahkan beberapa bahan yang dapat menambah rasa serta manfaat untuk kesehatan, yaitu dapat ditambahkan kayu manis atau cinnamon.

Kayu manis akan memberikan rasa yang lebih enak dan khas, serta memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Kayu manis terbukti dapat menurunkan gula darah bagi penyandang diabetes tipe dua.

Mengurangi Penggunaan Sirop dan Gula

Selain dapat menambahkan kayu manis pada kopi, sebaiknya kurangi penggunaan sirop dan gula tambahan.

Hal ini merupakan cara untuk tetap sehat saat menikmati secangkir kopi.

Gunakan Penyaring Kertas

Pada proses pembuatan kopi, penggunaan saringan kertas dapat mengurangi cafestol, yang merupakan senyawa peningkat kolesterol di dalam darah menjadi tinggi.

Batas Minum Kopi sebelum Pukul Dua Siang

Minum kopi di atas jam dua siang akan menimbulkan gangguan tidur pada malam hari.

Oleh karena itu, yang perlu dilakukan adalah menyesuaikan batas maksimal menikmati secangkir kopi di siang dan sore hari dengan waktu tidur.

Mengkonsumsi kopi dengan takaran, cara, dan campuran yang tepat, akan mendapat kebaikannya.

Sedangkan konsumsi yang berlebihan, akan menimbulkan beberapa gangguan, khususnya pada penderita penyakit lambung. (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#Kopi #keasaman #pecinta kopi #asam