Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Pasangan Mendiamkanmu Saat Bertengkar? Inilah Penyebabnya!

Tina Mamangkey • Jumat, 21 Juni 2024 | 16:21 WIB

Ilustrasi - Komunikasi adalah landasan utama dalam menjalin sebuah hubungan.
Ilustrasi - Komunikasi adalah landasan utama dalam menjalin sebuah hubungan.

GORONTALOPOST - Dalam sebuah hubungan, komunikasi dua arah adalah hal yang paling mendasar. Bayangkan sebuah hubungan tanpa komunikasi pasti akan muncul rasa curiga dan saling menduga-duga.

Oleh karena itu, komunikasi adalah pondasi utama yang menjaga kedekatan dan keterbukaan antara masing-masing individu.

Namun, tanpa disadari, salah satu pihak dalam hubungan tersebut mungkin mulai menghindari interaksi verbal yang dikenal dengan istilah silent treatment.

Meskipun tanpa kata-kata, tindakan ini bisa menjadi pertanda kuat dari sebuah pesan yang tidak terucapkan dan dapat merusak keharmonisan dalam sebuah hubungan. 

Komunikasi adalah landasan utama dalam menjalin sebuah hubungan.

Dengan komunikasi yang baik, kita bisa membuka diri tentang apa yang dirasakan sehingga pasangan memahami perasaan kita.

Diam hanya akan menjadi bom waktu yang siap meledak kapanpun.

Salah satu tanda utama dari silent treatment adalah ketidakmampuan untuk berkomunikasi secara terbuka.

Orang yang memberikan silent treatment cenderung menarik diri dari pembicaraan yang seharusnya terjadi.

Silent treatment dapat berdampak buruk pada hubungan, terutama jika hubungan tersebut dibangun atas pondasi komitmen dan ikatan kasih.

Perlahan, sikap dingin dan jarak emosional akan terbentuk, mengikis kekuatan dan kehangatan hubungan.

Dilansir Gorontalopost dari kanal youTube PsikoPedia, berikut adalah beberapa tanda jika pasangan kalian sedang memberikan silent treatment:

1. Mengabaikan dengan Sengaja

Pasangan mungkin secara terang-terangan mengabaikan kehadiranmu, tidak merespons panggilan telepon, pesan teks, email, atau bentuk komunikasi lainnya.

Tindakan ini dilakukan untuk menunjukkan ketidakpuasan atau kemarahan mereka tanpa harus mengungkapkannya secara verbal.

2. Menghilang Tanpa Pemberitahuan

Pasangan tiba-tiba menghilang selama berjam-jam, hari, atau bahkan minggu tanpa memberikan alasan atau penjelasan.

Mereka memutuskan semua bentuk komunikasi, termasuk tidak aktif di media sosial atau tidak terlihat di tempat-tempat biasa yang sering dikunjungi bersama.

3. Bersikap Seolah Tidak Ada yang Salah

Di depan orang lain atau dalam situasi sosial, pasangan mungkin bertingkah seolah-olah tidak ada masalah.

Namun, ketika hanya berdua, mereka tetap mengabaikan atau tidak berkomunikasi denganmu.

Saat kamu mencoba membicarakan masalah, mereka mungkin mengabaikannya atau pura-pura tidak tahu apa yang kamu bicarakan.

4. Perilaku Pasif-Agresif

Selain mengabaikan, pasangan mungkin menunjukkan sikap pasif-agresif seperti memberikan komentar sarkastis, menunjukkan ketidakpedulian, atau melakukan tindakan yang tampaknya tidak berbahaya namun sebenarnya dimaksudkan untuk memprovokasi.

Mengatasi Silent Treatment

Menghadapi silent treatment bisa sangat menantang dan merusak hubungan jika tidak ditangani dengan baik.

Berikut adalah beberapa cara untuk mengatasinya:

1. Cobalah Berkomunikasi Secara Terbuka

Sampaikan perasaanmu dengan jujur dan coba cari solusi bersama untuk mengatasi masalah tersebut.

Jika silent treatment menjadi pola yang berulang, mungkin perlu mempertimbangkan bantuan profesional seperti konseling bersama pasangan.

2. Berikan Ruang dan Waktu

Terkadang pasangan membutuhkan waktu untuk merenung.

Berikan mereka ruang tanpa menekan atau memaksa mereka untuk berbicara segera.

3. Ajak Berdiskusi Saat Suasana Tenang

Cari waktu yang tepat untuk berdiskusi ketika suasana hati sudah lebih tenang dan tidak emosi.

Jelaskan bagaimana silent treatment mempengaruhi perasaan dan hubungan kalian.

4. Jaga Emosi dan Jangan Terprovokasi

Tetap tenang dan hindari reaksi emosional yang berlebihan.

Menjaga emosi akan membantu dalam menghadapi situasi ini dengan lebih bijak.

Ingatlah, dalam sebuah hubungan, penting untuk saling menghargai dan memahami.

Setiap orang memiliki kelemahan, dan dengan menurunkan ego serta berjuang untuk orang yang kita sayangi, kita bisa menciptakan hubungan yang harmonis dan penuh kasih.

Berkomunikasilah dengan baik, karena komunikasi adalah kunci utama dalam menjaga keutuhan dan kebahagiaan dalam sebuah hubungan. ***

Editor : Tina Mamangkey
#pasangan #Silent treatment #diam