GORONTALOPOST - Jepang dikenal sebagai negara yang sangat progresif dalam hal teknologi, khususnya dalam pengembangan robot.
Dalam beberapa dekade terakhir, robot-robot canggih buatan Jepang semakin berkembang pesat dan merambah ke berbagai sektor kehidupan.
Apa yang melatarbelakangi ledakan penggunaan robot di negara ini? Ternyata, ada dua faktor utama yang mendorong perkembangan pesat robot di Jepang: pertumbuhan industri otomotif yang luar biasa dan masalah kekurangan tenaga kerja akibat menurunnya jumlah populasi usia produktif.
Selain itu, Jepang juga memiliki visi besar untuk mewujudkan "Masyarakat 5.0", sebuah konsep yang berfokus pada integrasi teknologi dalam kehidupan sehari-hari.
Visi ini bertujuan untuk menciptakan ekonomi yang didorong oleh teknologi di berbagai sektor, termasuk infrastruktur, keuangan, logistik, dan kecerdasan buatan (AI).
Pemerintah Jepang berupaya menciptakan masyarakat yang lebih efisien dan lebih terhubung melalui inovasi teknologi.
Inilah latar belakang yang mendasari munculnya berbagai robot canggih di Jepang.
Erica: Robot Humanoid Canggih dengan Kemampuan AI
Pada tahun 2018, ilmuwan Jepang Hiroshi Ishiguro, yang juga merupakan Direktur Intelligent Robotics Laboratory di Universitas Osaka, mengembangkan robot humanoid bernama Erica.
Berbeda dengan robot lainnya, Erica dilengkapi dengan teknologi AI yang memungkinkan komunikasi dua arah dengan manusia.
Erica dapat memahami percakapan dan meresponsnya, bahkan dapat mendeteksi ekspresi wajah serta menentukan apakah seseorang sedang tertawa dan memilih jenis tawa yang sesuai untuk dibalas.
Teknologi canggih yang ditanamkan pada Erica mencakup pengenalan ucapan, pengenalan wajah, dan sensor inframerah yang memungkinkan robot ini mendeteksi wajah dari berbagai posisi.
Erica bahkan dapat bergerak dengan sendi-sendi tubuh yang menyerupai manusia, seperti leher, bahu, dan pinggang, untuk merespons percakapan.
Selain itu, Erica juga telah dilatih dalam akting dengan mengadopsi metode akting profesional.
Erica kabarnya pernah terlibat dalam pembuatan film yang diproduksi oleh Bondit Media Capital di Amerika Serikat, menunjukkan betapa maju teknologi robot ini.
ArchX: Robot Gundam Nyata yang Bisa Dikendarai
Bagi penggemar robot, terutama pecinta Gundam, mimpi mereka menjadi kenyataan dengan hadirnya robot ArchX.
Dikembangkan oleh perusahaan startup Subame Industries yang berbasis di Tokyo, ArchX adalah robot humanoid berukuran besar yang terinspirasi oleh karakter Gundam dalam serial animasi populer.
ArchX pertama kali diperkenalkan di Japan Mobility Show pada Oktober 2023. Robot ini memiliki tinggi 4,5 meter dan berat 3 ton.
Yang menarik, ArchX memiliki dua mode: mode robot tegak dan mode kendaraan yang dapat melaju dengan kecepatan hingga 10 km/jam.
Untuk mengendalikan ArchX, terdapat kokpit di bagian dada robot yang dilengkapi dengan monitor untuk menampilkan gambar dari kamera eksternal.
Pengendali dapat menggerakkan lengan, kepala, dan tubuh robot menggunakan joystick.
Namun, robot ini belum diproduksi secara massal karena biaya yang sangat tinggi.
Bagi mereka yang tertarik, ArchX dapat dibeli dengan harga sekitar 46 miliar rupiah.
Meskipun harganya mahal, ArchX diharapkan bisa dimanfaatkan dalam bantuan bencana atau industri luar angkasa.
Gundam RX-78-2: Mewujudkan Impian Penggemar
Tidak hanya di dunia animasi, robot Gundam juga hadir di dunia nyata! Pada tahun 2021, Bandai Namco Group memperkenalkan robot raksasa RX-78-2 yang terinspirasi dari Mobile Suit Gundam yang pertama kali muncul pada tahun 1970-an.
Robot ini dibangun untuk merayakan 40 tahun penayangan serial TV Mobile Suit Gundam.
Dengan tinggi 18 meter dan berat 25 ton, Gundam RX-78-2 dibangun dengan kemampuan untuk bergerak, termasuk menggerakkan kaki, tangan, dan kepala, bahkan berlutut seperti dalam animasi.
Pembangunan robot ini memakan waktu enam tahun dan meskipun sudah selesai pada tahun 2020, pembukaan atraksi Gundam Factory di Yokohama sempat ditunda akibat pandemi COVID-19.
Namun, dengan gerakan-gerakan realistis dan lampu-lampu yang menyala di berbagai bagian tubuhnya, Gundam RX-78-2 tetap menjadi daya tarik utama bagi penggemar Gundam di seluruh dunia.
Model T: Robot yang Membantu Menyusun Barang di Supermarket
Selain robot humanoid besar, Jepang juga mengembangkan robot yang lebih kecil namun sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satunya adalah Model T, robot yang dikembangkan oleh perusahaan TelT Jepang.
Robot ini dirancang untuk membantu menyusun barang di rak toko, sebuah pekerjaan yang biasanya dilakukan oleh tenaga kerja manusia.
Robot ini dikendalikan secara remote oleh manusia menggunakan headset virtual reality (VR), sehingga pekerja tidak perlu berada di dekat robot untuk mengoperasikannya.
Meskipun terlihat bekerja secara otonom, Model T masih bergantung pada pengendalian manusia dari jarak jauh.
Namun, robot ini memiliki keterbatasan, seperti kecepatan gerakan yang lebih lambat dibandingkan manusia dan ketidakmampuan untuk bergerak secepat manusia.
Meskipun demikian, Model T sudah digunakan di beberapa supermarket besar di Jepang untuk membantu pekerjaan yang membutuhkan fleksibilitas, seperti meletakkan barang dengan berbagai ukuran di lokasi yang berbeda-beda.
Kaledo: Robot untuk Pekerjaan Berat
Untuk pekerjaan yang lebih berat dan berbahaya, Jepang mengembangkan robot seperti Kaledo, robot humanoid yang sedang dikembangkan oleh Kawasaki.
Dengan tinggi 180 cm dan berat 80 kg, Kalido dirancang untuk mengatasi pekerjaan yang sulit atau berbahaya, seperti penanganan kebakaran atau penyelamatan korban gempa.
Robot ini dapat mengangkat beban hingga 60 kg dan berjalan dengan kecepatan 4 km/jam, hampir setara dengan kecepatan manusia.
Meskipun Kaledo memiliki potensi besar untuk menggantikan tenaga manusia dalam situasi berbahaya, biaya pengembangan dan produksi robot ini menjadi tantangan utama.
Harga robot seperti Kaledo bisa 10 kali lebih mahal daripada tenaga manusia, yang menjadi kendala besar dalam produksi massalnya.
Nextage: Robot Kolaboratif untuk Industri
Selain robot yang dirancang untuk menggantikan manusia, ada juga robot yang diciptakan untuk bekerja bersama manusia.
Nextage adalah robot yang dirancang untuk bekerja di pabrik-pabrik dan berinteraksi dengan pekerja manusia.
Robot ini dapat mempelajari gerakan manusia dan bekerja di berbagai bidang, termasuk industri elektronik, otomotif, makanan, dan kosmetik.
Keunggulan Nextage adalah mudah dioperasikan, tidak membutuhkan investasi tinggi, dan tidak memerlukan perubahan besar pada fasilitas produksi yang sudah ada.
Dengan menggunakan layar dan keyboard, siapa saja dapat mengoperasikan robot ini tanpa perlu pengetahuan pemrograman. Di Jepang, Nextage sudah digunakan di jalur perakitan di berbagai pabrik.
---
Jepang terus memimpin dalam pengembangan teknologi robot, dengan beragam inovasi yang tidak hanya menghadirkan robot humanoid canggih, tetapi juga solusi untuk berbagai masalah sosial dan ekonomi.
Dari robot yang mampu berkomunikasi dengan manusia hingga robot raksasa yang terinspirasi dari Gundam, teknologi robot Jepang semakin menunjukkan potensi besar untuk meningkatkan kualitas hidup dan mendukung berbagai industri.
Seiring berkembangnya teknologi ini, masa depan tampak semakin penuh dengan kemungkinan menarik di dunia robotik.
Sumber: Daftar Populer
Editor : Tina Mamangkey