Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Mitos dan Kepercayaan Mistis tentang Buang Air di Indonesia

Priska Watung • Jumat, 3 Januari 2025 | 12:33 WIB
ilustrasi sebuah pohon di hutan
ilustrasi sebuah pohon di hutan

GORONTALOPOST - Di banyak daerah di Indonesia, hidup sering kali dipenuhi dengan berbagai mitos dan kepercayaan mistis yang sudah diwariskan turun-temurun. Kepercayaan-kepercayaan ini kadang tampak tak masuk akal, namun tetap diyakini oleh sebagian besar masyarakat, dan memiliki pengaruh yang kuat dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu kepercayaan yang cukup dikenal adalah larangan buang air sembarangan, terutama di tempat-tempat tertentu seperti pohon, semak, atau bangunan kosong. Mitos ini dipercaya dapat membawa konsekuensi mistis, seperti terkena sial, kecelakaan, atau bahkan gangguan makhluk halus yang tak tampak.

Kepercayaan semacam ini sering kali membuat orang berpikir dua kali sebelum bertindak. Bahkan meskipun sedang dalam kondisi darurat, banyak yang lebih memilih menahan buang air daripada harus menanggung risiko "mengganggu" makhluk halus yang diyakini menghuni tempat tersebut. Dalam masyarakat Sunda, hal ini dikenal dengan istilah pamali, sementara di Jawa, istilah gugon tuhon lebih sering digunakan untuk menyebut kepercayaan serupa. Tradisi ini bukan hanya soal aturan, tapi juga soal rasa takut dan penghormatan terhadap hal-hal yang tak kasat mata.

Para orang tua, sebagai penjaga tradisi, sering kali memberikan pesan agar kita "meminta izin" sebelum melakukan hal-hal yang dianggap tabu atau berisiko tersebut. Misalnya, jika harus buang air di dekat pohon atau kebun, mereka sering mengingatkan untuk mengucapkan kata-kata seperti "permisi mau numpang kencing" agar tidak mengundang kemarahan makhluk yang dipercaya menjaga tempat itu. Tindakan sederhana ini, meskipun tidak memiliki bukti ilmiah, dipercaya dapat menjaga keharmonisan dengan alam dan makhluk halus.

Namun, meskipun hal ini sulit untuk dibuktikan secara ilmiah, kepercayaan semacam ini tetap hidup dan berkembang di masyarakat, menjadi bagian dari kebudayaan lokal yang tak terpisahkan. Mitos dan kepercayaan mistis ini terus mengakar kuat, meskipun zaman terus berkembang. Bagaimanapun, bagi sebagian orang, menjaga tradisi mistis ini lebih dari sekadar kepercayaan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap dunia yang lebih luas dan tak terlihat. (Artha)

Editor : Priska Watung
#hormat #kepercayaan #buang air kecil #mitos #kencing #izin #SIAL #daerah #mistis