Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Ngobrol dengan Hewan Peliharaan? Ternyata Tanda Kecerdasan, Kata Ilmuwan

Nur Fadilah • Senin, 7 April 2025 | 13:19 WIB

Ilustrasi berbicara dengan hewan peliharaan. (Freepik)
Ilustrasi berbicara dengan hewan peliharaan. (Freepik)

GORONTALOPOST
-Pernah ketahuan ngobrol serius sama kucing atau anjing kesayangan? Jangan buru-buru merasa aneh, justru bisa jadi Anda termasuk orang yang cerdas! Temuan ilmiah terbaru menunjukkan bahwa kebiasaan berbicara dengan hewan peliharaan ternyata berkaitan erat dengan tingkat kecerdasan sosial dan emosional seseorang.

Penelitian yang dilakukan oleh tim psikolog dari University of Chicago mengungkap bahwa orang yang sering berbicara dengan hewan peliharaan mereka cenderung memiliki kemampuan empati, imajinasi, dan pemrosesan sosial yang lebih tinggi.

Aktivitas ini dikenal sebagai anthropomorphism memberikan sifat-sifat manusia kepada hewan atau benda mati dan selama ini sering dianggap kekanak-kanakan atau aneh.

Namun, menurut Dr. Nicholas Epley, profesor psikologi dan peneliti utama studi ini, kemampuan untuk mengaitkan emosi dan pikiran manusia ke makhluk lain bukanlah tanda kekonyolan, melainkan bagian dari kecerdasan kompleks yang unik pada manusia.

“Semakin tinggi kemampuan seseorang untuk menghidupkan dan memahami dunia sosial di sekitarnya termasuk pada hewan semakin tinggi juga kemampuan kognitif dan emosionalnya,” ujar Epley.

Bahasa Kasih Tak Perlu Dibalas

Bagi pemilik hewan, bicara dengan peliharaan bukan soal berharap jawaban, tapi bentuk kedekatan emosional. Menyapa kucing dengan, “Hari ini kamu manja banget, ya,” atau curhat ke anjing saat hati sedang galau, adalah cara otak manusia menciptakan hubungan yang membuat kita merasa aman, didengar, dan tidak sendiri.

Menariknya lagi, studi ini juga menemukan bahwa anak-anak yang tumbuh di rumah dengan hewan peliharaan, dan terbiasa berkomunikasi dengan mereka, menunjukkan perkembangan bahasa dan kepekaan sosial yang lebih pesat dibanding anak-anak yang tidak.

Tidak Hanya Manusia yang Mengerti

Beberapa hewan, terutama anjing, juga menunjukkan respons terhadap nada suara dan ekspresi wajah manusia. Jadi, ketika Anda bilang “Good boy!” dengan suara ceria, si anjing bisa merespons dengan antusias, bukan karena mengerti kalimatnya, tapi karena mengenali emosi positif yang Anda pancarkan.

Hal ini memperkuat bukti bahwa komunikasi lintas spesies, meski terbatas, bisa jadi lebih dalam dari yang kita bayangkan.

Jadi, Malu? Jangan!

Jadi, jika selama ini Anda suka menyapa burung di sangkar, mengajak ngobrol kucing saat memasak, atau bahkan curhat ke ikan di akuarium, anggap saja itu bagian dari proses otak yang luar biasa. Jangan malu justru itu menunjukkan kecerdasan dan kepekaan Anda sebagai manusia.(jpg)

 

Editor : Nur Fadilah
#kecerdasan #hewan peliharaan