Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Benarkah Misteri Orang Pendek di Kerinci? Foto Hilang, Tapi Korban ‘Tertular’ Misteri Ini

Priska Watung • Senin, 7 Juli 2025 | 10:24 WIB

Photo
Photo

GORONTALOPOST - Di balik lebatnya hutan tropis Taman Nasional Kerinci Seblat, Sumatera, tersimpan sebuah kisah misteri yang belum terpecahkan hingga kini.

Penduduk sekitar percaya bahwa ada makhluk kecil berbulu yang disebut Orang Pendek yang mendiami bagian terdalam hutan tersebut.

Makhluk ini digambarkan berjalan tegak seperti manusia, berbadan kekar namun bertubuh mungil, dengan tinggi sekitar 80 hingga 150 cm.

Konon, Orang Pendek sangat pemalu dan akan menghilang dengan cepat jika mengetahui ada manusia mendekat.

Menurut Mongabay Indonesia, seorang penjaga hutan bernama Aripin mengaku melihat makhluk itu dengan mata kepala sendiri pada tahun 2001.

Ia melihat sosok berbulu kecokelatan, berjalan dengan dua kaki dan lari cepat saat disorot senter.

Namun kisah Aripin bukan satu-satunya. Banyak warga Desa Lempur dan sekitarnya juga mengaku pernah melihat penampakan serupa saat berburu atau berkebun.

Makhluk ini dipercaya sebagai penjaga hutan atau arwah nenek moyang yang menjelma untuk menjaga keseimbangan alam.

Lebih menarik lagi, peneliti asing pun ikut tertarik. Debbie Martyr, seorang konservasionis asal Inggris, sudah melakukan ekspedisi sejak 1989 untuk membuktikan keberadaan makhluk ini.

Baca Juga: 3 Mitos Terbesar dalam Pendakian Gunung! Fakta atau Fiksi?

Debbie mengklaim telah melihat Orang Pendek sebanyak tiga kali, salah satunya pada 30 September 1994 dari jarak sekitar 30 meter.

Namun yang janggal, kamera yang dibawanya untuk merekam justru rusak saat momen itu terjadi.

Kisah serupa datang dari Jeremy Holden, seorang fotografer alam liar. Ia juga melihat makhluk tersebut di hutan Kerinci, tapi memilih untuk tidak memotretnya karena khawatir mengagetkan si makhluk.

Dilansir dari detikINET, Loren Coleman dari Museum Internasional Kriptozoologi menyebut Sumatera sebagai tempat yang sangat mungkin menyimpan spesies misterius seperti Orang Pendek.

Kriptozoologi adalah cabang ilmu tidak resmi yang mempelajari makhluk-makhluk misterius atau mitos yang belum dikenali secara ilmiah.

Beberapa tim ekspedisi sudah memasang kamera jebakan di area yang sering dikaitkan dengan kemunculan Orang Pendek, namun hingga kini belum ada foto yang berhasil menangkap sosok itu.

Sebagian masyarakat percaya bahwa makhluk ini memiliki semacam aura gaib yang bisa membuat kamera gagal merekam atau bahkan menyebabkan penyakit bagi yang melihatnya.

Beberapa saksi bahkan dilaporkan mengalami demam mendadak, mimpi buruk, dan perasaan seperti "diikuti" setelah bertemu makhluk tersebut.

Cerita-cerita ini terus diturunkan dari generasi ke generasi, memperkuat keyakinan masyarakat akan eksistensi makhluk ini.

Meski belum ada pengakuan resmi dari pemerintah atau ilmuwan, Orang Pendek telah menjadi bagian dari budaya lokal masyarakat Kerinci.

Beberapa warga bahkan menggelar ritual tertentu sebelum memasuki hutan, agar tidak mengganggu keberadaan sang penjaga.

Hutan Kerinci bukan sekadar tempat penuh pepohonan, tapi juga ladang mitos yang terus hidup dan dipercaya.

Dengan semua kisah ini, banyak yang bertanya-tanya: apakah Orang Pendek nyata, atau hanya dongeng turun-temurun?

Yang jelas, sampai saat ini belum ada bukti ilmiah yang bisa memastikan keberadaannya.

Namun, misteri ini justru membuat Taman Nasional Kerinci Seblat semakin menarik dan penuh teka-teki.

(rm)

Editor : Priska Watung
#MakhlukMisterius #Kriptozoologi #HutanKerinci #LegendaSumatera #MitosIndonesia