GORONTALOPOST - Android kembali bermain dengan nama-nama manis, namun kali ini dengan plot twist. Setelah sempat membuat pecinta Android garuk kepala karena meninggalkan pola alfabet di Android 16, Google tampaknya bersiap kembali ke jalur lamanya—meski tidak secara sempurna.
Selama bertahun-tahun, Android menggunakan pola alfabet plus tema dessert untuk menamai setiap versinya: mulai dari Cupcake, Donut, Eclair, hingga Vanilla Ice Cream untuk Android 15. Secara logika, Android 16 seharusnya menggunakan huruf W, tetapi Google memilih jalur berbeda: Baklava. Pola baru ini terasa seperti “reset manis” tanpa meninggalkan tema kue-kue.
Dan kini, setelah Baklava, kita memiliki penerus yang hampir pasti: Android 17 ‘Cinnamon Bun’.
Dari Rumor ke Fakta: ‘Cinnamon Bun’ Muncul di Kode Android Canary
Nama “Cinnamon Bun” sebenarnya pertama kali muncul sebagai rumor pada Agustus lalu, namun belum ada bukti kuat.
Kini, analis Android terkemuka Mishaal Rahman menemukan bahwa nama tersebut resmi tertulis di kode inti Android Canary terbaru—membuktikan bahwa ini bukan lagi bisik-bisik dapur.
Dalam rilis Android Canary November (build 2511), Google dengan jelas mencantumkan:
-
CINNAMON_BUN sebagai versi Android yang valid
-
Berdekatan dengan codename lain seperti TIRAMISU, UPSIDE_DOWN_CAKE, dan VANILLA_ICE_CREAM
Dengan hadirnya nama tersebut di level kode, statusnya otomatis naik dari rumor menjadi fakta teknis.
Versi Sementara: ‘10000’ Menuju API Level 37
Saat ini, Cinnamon Bun sedang memakai version code 10000, sebuah angka placeholder untuk build pengembangan.
Nantinya, kode ini akan berubah menjadi API level 37, mengikuti Android 16/Baklava yang saat ini berada di API level 36.
Perubahan ke API level final baru akan terjadi setelah:
-
Semua fitur Android 17 final
-
API dikunci
-
OS mencapai platform stability pada tahun 2026
Dengan kata lain, fase “eksperimen dapur” masih berlangsung.
Apa yang Bisa Diharapkan dari Android 17?
Belum banyak informasi detail, tetapi rumor awal menyebut Android 17 dapat membawa peningkatan fitur always-on display, termasuk kemungkinan menampilkan lebih banyak konten aplikasi.
Jika benar, Android 17 bisa membuat layar pasif menjadi jauh lebih informatif — dan lebih berguna.
Walau detailnya masih samar, satu hal pasti: Google kembali bermain dengan tema dessert yang menggugah selera.
(HL)
Editor : Priska Watung