Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Terlalu Kuat Saat Gosok Gigi? Kebiasaan Ini Ternyata Bisa Berbahaya!

Priska Watung • Kamis, 20 November 2025 | 16:26 WIB

GORONTALO POST - Banyak orang mengira semakin kuat menggosok gigi, semakin bersih hasilnya. Padahal, kenyataannya bisa berbahaya.

Kebiasaan menyikat gigi dengan tekanan tinggi justru dapat merusak enamel, yaitu lapisan pelindung kuat pada permukaan gigi.

Menurut American Dental Association (ADA), enamel yang rusak tidak bisa tumbuh kembali sehingga kerusakan bersifat permanen.

Enamel yang semakin menipis akan membuat gigi jadi lebih sensitif saat makan dingin, panas, ataupun makanan manis.

Tekanan yang terlalu kuat juga bisa membuat gusi turun atau disebut gum recession.

Gusi yang menurun dapat membuat akar gigi terbuka sehingga memicu rasa ngilu dan meningkatkan risiko infeksi.

Baca Juga: Siwak, Tradisi Kuno dengan Manfaat Modern untuk Kesehatan Gigi

Banyak kasus gusi berdarah sebenarnya bukan karena kurang bersih, tetapi karena cara menyikat gigi terlalu agresif.

Menurut penelitian pada NCBI, menyikat gigi dengan kekuatan berlebihan adalah faktor penyebab utama iritasi gusi.

Selain itu, bulu sikat yang keras juga membuat risiko iritasi semakin tinggi.

Para dokter gigi justru merekomendasikan bulu sikat yang lembut agar tidak merusak gigi dan gusi.

Tekanan keras saat menggosok gigi dapat membuat lapisan dentin terbuka.

Dentin yang terekspos membuat gigi menjadi ekstra sensitif dan mudah sakit.

Gerakan menyikat yang salah seperti terlalu cepat atau sering menekan satu area juga dapat memicu abrasi gigi.

Abrasi adalah kondisi ketika permukaan gigi menjadi aus akibat gesekan berlebihan.

Meski tujuannya membersihkan, cara menyikat yang salah justru bisa menyebabkan masalah baru pada mulut.

Akhirnya, bakteri malah lebih mudah masuk ke gigi yang rusak.

Menyikat gigi seharusnya dilakukan dengan gerakan halus dan teratur.

Para ahli menyarankan untuk menyikat selama dua menit dengan tekanan ringan menggunakan teknik memutar kecil.

Menggunakan sikat gigi elektrik juga bisa membantu karena alat ini sudah mengatur tekanan otomatis.

Beberapa model bahkan memberi tanda jika tekanan terlalu kuat.

Dengan teknik yang benar, kamu bisa menjaga kebersihan gigi tanpa merusak lapisan pelindungnya.

Kesehatan mulut tidak hanya bergantung pada kebersihan, tetapi juga pada cara merawatnya dengan benar.

(ed)


Editor : Priska Watung
#sakit gigi #gigi #enamel #gaya hidup #tips