Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

ChatGPT Bakal Masuk Kurikulum Sekolah, Inovasi Pendidikan untuk Masa Depan

Tina Mamangkey • Kamis, 21 Desember 2023 | 12:35 WIB
Ilustrasi: ChatGPT terus diperluas peruntukan dan manfaatnya. (Vodafone)
Ilustrasi: ChatGPT terus diperluas peruntukan dan manfaatnya. (Vodafone)

GORONTALOPOST - Meskipun awalnya diterima dengan skeptisisme karena kekhawatiran akan potensi kecurangan, ChatGPT kini sedang dalam pertimbangan untuk diintegrasikan ke dalam lingkungan kelas.

OpenAI, yang didukung oleh Microsoft, telah mengakui nilai ChatGPT dalam konteks pendidikan dan berusaha untuk memanfaatkan kecanggihannya dalam proses pembelajaran.

Meski ChatGPT awalnya dianggap sebagai ancaman terhadap integritas akademik, pandangan ini mulai berubah seiring para pendidik menyadari potensi manfaat kecerdasan buatan (AI) dalam meningkatkan metode pengajaran dan pembelajaran.

Dilansir dari SCMP, OpenAI sedang menjajaki cara mengintegrasikan aplikasi ChatGPT ke dalam ruang kelas sebagai tutor personalisasi, memberikan dukungan yang disesuaikan dengan gaya belajar individu.

Menanggapi potensi ini, Chief Operating Officer OpenAI Brad Lightcap menyatakan niat perusahaan untuk membentuk tim yang akan mengeksplorasi aplikasi pendidikan dari teknologi ChatGPT.

Lightcap juga menyampaikan rencana untuk membantu guru memasukkan ChatGPT ke dalam kurikulum dan metode pengajaran.

Menurut melansir Gizmochina, ChatGPT dapat menjadi asisten yang membantu guru, mendukung pengembangan kurikulum, dan menyajikan elemen kreatif dalam pembelajaran.

Salah satu keuntungan utama ChatGPT adalah sifatnya yang tidak menghakimi, menciptakan lingkungan di mana siswa merasa nyaman bertanya tanpa takut malu.

Meski demikian, integrasi ChatGPT di lingkungan sekolah bukan tanpa tantangan.

Keberlanjutan privasi, terutama bagi siswa di bawah umur, perlu diperhatikan dengan cermat. OpenAI, menyadari hal ini, telah mengambil inisiatif untuk melibatkan para pendidik dan memberi informasi tentang kemampuan dan potensi risiko ChatGPT.

Kemitraan dengan organisasi pendidikan, seperti Khan Academy dan Schmidt Futures, juga menunjukkan komitmen OpenAI untuk menjadikan AI sebagai alat pendidikan yang berharga, terutama di komunitas yang kurang terlayani.(jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#ChatGPT #Pendidikan #kurikulum sekolah #openai