Gorontalopost, JAKARTA — Setelah KPU menuai kritik tajam karena sempat merahasiakan dokumen capres-cawapres, kini lembaga penyelenggara Pemilu itu kembali jadi sorotan.
Kali ini, publik menemukan kejanggalan dalam data peserta Pilpres 2024 yang beredar di situs resmi KPU.
Baca Juga: Reshuffle Kabinet, Hasan Nasbi Akhirnya Lepas Jabatan Kepala PCO
Sejumlah warganet mengunggah temuan tersebut di media sosial. Salah satunya akun @kata\_hati165 di Threads yang membagikan video analisis data pendidikan para cawapres.
Dalam video itu, seorang pria berkumis dengan topi hitam tampak menyoroti data tiga cawapres.
Ia membaca bahwa pendidikan terakhir Muhaimin Iskandar tercatat S2, sedangkan pendidikan terakhir Mahfud MD tercatat S3.
Namun, saat giliran Gibran Rakabuming Raka, tertulis aneh: “Pendidikan Terakhir".
“Maksudnya apa ini? Kok tulisannya malah ‘Pendidikan Terakhir’ bukan gelar pendidikannya?
KPU harus jelaskan ini,” ucap pria tersebut dalam video yang viral, dikutip kemarin.
Saat media mencoba menelusuri, dokumen resmi capres-cawapres di situs KPU ternyata sudah sulit diakses.
Kejanggalan ini makin ramai dibicarakan karena bertepatan dengan kasus hukum yang menjerat Gibran soal dugaan ijazah SMA.
Baca Juga: Heboh Bupati Boalemo Janji Umroh Gratis untuk Pendonor Darah Terbanyak
Publik pun mengaitkan “kekeliruan data” ini dengan polemik yang sedang dihadapinya.
Apalagi, keputusan KPU sebelumnya yang sempat menutup dokumen capres-cawapres, walau akhirnya dibatalkan setelah dihujani kritik, membuat masyarakat makin curiga.(JP).
Editor : Azis Manansang