Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Pertandingan Sengit Timnas Indonesia vs Irak, Wasit Tetapkan Gol Kedua yang Memicu Protes

Tina Mamangkey • Selasa, 16 Januari 2024 | 10:49 WIB
KONTROVERSI: Gol Osama Rashid pada menit ke-45 +7 berbau kontroversi karena proses sebelumnya pemain Irak terindikasi terjebak offside terlebih dahulu. (AFC)
KONTROVERSI: Gol Osama Rashid pada menit ke-45 +7 berbau kontroversi karena proses sebelumnya pemain Irak terindikasi terjebak offside terlebih dahulu. (AFC)

GORONTALOPOST - Wasit dalam pertandingan antara Timnas Indonesia dan Irak menjadi pusat perhatian karena mengesahkan gol kedua Singa Mesopotamia, yang dicetak oleh Osama Rashid pada injury time babak pertama selama 7 menit.

Pertandingan di Ahmad bin Ali Stadium berlangsung sengit di babak pertama.

Peluang untuk mencetak gol datang untuk Indonesia pada menit ke-5, ketika bola hasil lemparan Pratama Arhan hampir dimanfaatkan dengan baik oleh Marselino Ferdinan.

Irak memimpin dengan gol Mohanad Ali pada menit ke-17, yang dibalas oleh Marselino Ferdinan pada menit ke-37.

Namun, sebelum turun minum, Singa Mesopotamia unggul melalui gol kontroversial.

Gol kedua Irak dianggap offside karena pemain Irak nomor 20 (Osama) menyentuh bola sebelum bola disundul oleh nomor 10 (Mohanad).

Wasit Tantashev Ilgiz dari Uzbekistan telah berdiskusi dengan tim VAR sebelumnya, namun gol Irak tetap disahkan, membuat Indonesia tertinggal 1-2 sebelum turun minum.

Kontroversi muncul saat gol kedua Irak disahkan, memicu perdebatan di televisi dan di media sosial.

ESPN.UK melaporkan bahwa gol tersebut dianggap sah berdasarkan penjelasan dalam artikel 'What is the Attacking Phase of Play?' yang mengklarifikasi bahwa gol itu dianggap sah karena kejadian offside dan gol berasal dari dua fase menyerang yang berbeda.

Keputusan wasit dianggap subjektif karena momen offside dianggap sudah jelas dan dianggap sebagai keuntungan bagi Indonesia.

Indonesia akhirnya mengakui kekuatan Irak dengan skor akhir 1-3.

Gol Indonesia dicetak oleh Marselino Ferdinan pada menit ke-37, sedangkan gol Irak dicetak oleh Mohanad Ali (menit ke-17), Osama Rashid (menit ke-45+7), dan Aymen Hussein (menit ke-75).

Timnas Indonesia, yang dilatih oleh Shin Tae-yong, masih memiliki dua pertandingan tersisa melawan Vietnam (19/1) dan Jepang (24/1), dengan peluang lolos ke babak 16 besar masih terbuka jika dapat memaksimalkan kedua pertandingan tersebut.

Target Shin Tae-yong adalah 1 kemenangan, 1 seri, dan 1 kekalahan di Piala Asia 2023. (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#Timnas Indonesia #irak