Gorontalopost, MANADO – Sulawesi Utara tengah berduka atas kepergian tragis Joel Alberto Tanos, remaja berusia 18 tahun yang menjadi korban dalam insiden penikaman.
Joel adalah putra semata wayang dari pasangan Nando Tanos dan Estee Anatasia Londa,
serta cucu dari salah satu tokoh bisnis besar Sulut.
Baca Juga: Presiden Prabowo Beri Tunjangan Rp 30 Juta per Bulan untuk Dokter di Daerah Terpencil
Pemilik PT. Marga Dwita Guna, sebuah perusahaan konstruksi nasional yang membuat
keluarganya dikenal luas dengan julukan “Sembilan Naga Sulut.”
Kabar duka ini tidak hanya mengguncang keluarga, tetapi juga memicu gelombang
belasungkawa dari masyarakat luas.
Banyak yang mengungkapkan rasa kehilangan mendalam terhadap sosok muda yang
dikenal rendah hati dan penuh potensi.
Joel menjadi korban kekerasan yang masuk dalam ranah Pasal 338 KUHP pembunuhan.
Ia meregang nyawa setelah mengalami luka tikam dari dua pelaku yang disebut sedang
berada dalam pengaruh alkohol.
Kedua pelaku telah diamankan oleh aparat kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.
“Kami kehilangan anak yang bukan hanya berarti bagi keluarga, tapi juga generasi muda
Sulut.
Ini bukan sekadar tragedi, tapi tamparan bagi kita semua soal bahaya kekerasan dan
miras,” ungkap salah satu kerabat keluarga yang enggan disebut namanya.
Baca Juga: Kapolda Gorontalo Resmi Berganti, Irjen Widodo Gantikan Irjen Eko Wahyu yang Pensiun
Peristiwa memilukan ini menyisakan luka yang dalam, terutama bagi keluarga yang
ditinggalkan.
Dan menjadi pengingat bahwa kekerasan bisa merenggut siapa saja bahkan
mereka yang baru memulai hidupnya.(MP)