Gorontalopost, KABILA — Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Yeyen Sidiki, menutup masa resesnya dengan menggelar kunjungan lapangan di Kelurahan Oluhuta, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango.
Dalam kegiatan ini, Yeyen kembali hadir menyapa masyarakat untuk mendengarkan langsung beragam aspirasi dan kebutuhan warga yang menjadi dasar penyusunan pokok-pokok pikirannya sebagai wakil rakyat.
Suasana dialog berlangsung hangat dan terbuka. Sejumlah warga menyampaikan aspirasi penting, di antaranya terkait lanjutan pembangunan masjid di Kelurahan Oluhuta.
Meski telah mendapat bantuan pada tahun 2024, masyarakat menilai proyek tersebut masih membutuhkan dukungan tambahan agar dapat segera rampung dan difungsikan secara optimal.
Isu lain yang mencuat adalah soal penyaluran bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP).
Beberapa warga menilai pendistribusian UEP belum merata, dan berharap pemerintah dapat memperbaiki mekanisme pendataan agar bantuan benar-benar tepat sasaran.
Pelaku UMKM juga turut menyampaikan harapan agar pemerintah daerah lebih aktif memberikan pendampingan terkait proses sertifikasi halal, yang dinilai masih membingungkan bagi sebagian pengusaha kecil.
Menariknya, para peternak itik di Oluhuta turut ambil bagian menyampaikan aspirasi mereka.
Mereka berharap adanya program pengembangan dan bantuan sarana agar usaha peternakan di wilayah tersebut bisa tumbuh lebih produktif dan memiliki daya saing.
Di sisi lain, masyarakat juga memberikan apresiasi kepada Yeyen Sidiki atas berbagai program aspiratif yang sebelumnya telah terealisasi, termasuk bantuan UEP yang dinilai membantu peningkatan ekonomi warga.
Baca Juga: Tokoh Bone Bolango Angkat Suara, Siap Melawan dan Pasang Badan Dukung Bupati Ismet Mile
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Hj. Yeyen Sidiki mengungkapkan rasa terima kasih atas antusiasme warga Oluhuta dalam menyampaikan ide dan harapan mereka.
Ia menegaskan bahwa setiap aspirasi akan diperjuangkan melalui koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di tingkat provinsi.
“Saya datang bukan sekadar mendengar, tapi memastikan setiap suara warga mendapat tempat dalam perencanaan pembangunan daerah,” ujar Yeyen dengan penuh komitmen.(Mg-02).
Editor : Azis Manansang