Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Harga Minyak Tembus USD 100, Pemerintah Terapkan Sekolah Hybrid dan WFA Mulai April 2026

Azis Manansang • Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:58 WIB

 

belajar daring (F:Ilustrasi)
belajar daring (F:Ilustrasi)

Gorontalopost, JAKARTA – Lonjakan harga minyak dunia akibat konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran

mulai memberikan tekanan serius terhadap kondisi dalam negeri Indonesia.

Baca Juga: Sidang Adat Tanggeyamo Boalemo Tetapkan Idul Fitri 2026, Bupati Rum Pagau Serukan Toleransi

Dampaknya terasa hingga kebijakan strategis pemerintah di berbagai sektor.

Menghadapi harga minyak mentah yang menembus USD 100 per barel,

pemerintah resmi mengeluarkan paket kebijakan efisiensi energi nasional yang akan mulai berlaku pada April 2026.

Kebijakan ini menyasar aktivitas perkantoran hingga sistem pendidikan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menjelaskan bahwa langkah ini

merupakan upaya pemerintah dalam meredam tekanan fiskal yang semakin berat akibat gejolak energi global.

Salah satu kebijakan yang paling mencuri perhatian adalah penerapan sistem pembelajaran hybrid di sekolah.

Model ini mengombinasikan pembelajaran daring dan luring, di mana mata pelajaran teori dialihkan ke digital,

sementara kegiatan praktikum tetap berlangsung secara tatap muka.

Baca Juga: Prabowo dan Megawati Bertemu di Istana, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik Global

Menurut Pratikno, kebijakan ini dirancang agar efisiensi energi tetap berjalan tanpa mengorbankan kualitas pendidikan.

Selain itu, pemerintah juga akan menerapkan skema kerja fleksibel bagi ASN,

membatasi perjalanan dinas, serta mengoptimalkan rapat virtual guna menekan konsumsi energi nasional.(Mg-01/*).

Editor : Azis Manansang
#harga minyak dunia #kebijakan pemerintah #sekolah hybrid #efisiensi energi #krisis energi global #WFA ASN 2026