Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Kisah Mistis Dibalik Benteng Rotterdam

Priska Watung • Rabu, 15 Mei 2024 | 14:21 WIB
Benteng Rotterdam.
Benteng Rotterdam.

GORONTALOPOST- Benteng Rotterdam, juga dikenal sebagai Benteng Ujung Pandang, adalah salah satu situs bersejarah yang paling terkenal di Makassar, Sulawesi Selatan. Benteng ini merupakan peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo yang terletak di pinggir pantai sebelah barat Kota Makassar.

Benteng Rotterdam awalnya dibangun pada tahun 1545 oleh Raja Gowa ke-9, Daeng Matanre Karaeng Tumapa'risi' Kallonna. Setelah kekalahan Kesultanan Gowa dalam Perang Makassar, benteng ini diserahkan kepada Belanda melalui Perjanjian Bungaya pada tahun 1667. Atas prakarsa laksamana Belanda, Cornelis Speelman, benteng ini dibangun kembali dan berganti nama menjadi Fort Rotterdam, sesuai dengan kota kelahiran Speelman.

Benteng ini memiliki enam bastion dan dikelilingi oleh dinding setinggi tujuh meter serta parit sedalam dua meter. Pada tahun 1673–1679, benteng ini dibangun dengan bentuk menyerupai penyu, sehingga dikenal dengan julukan "Benteng Penyu".

Selama masa penjajahan Belanda, Benteng Rotterdam digunakan sebagai pusat penampungan rempah-rempah di Indonesia bagian timur. Benteng ini juga menjadi markas militer dan pemerintahan daerah Belanda hingga tahun 1930-an. Pada tahun 1937, kepemilikan benteng diserahkan kepada Yayasan Fort Rotterdam. Benteng ini terdaftar sebagai bangunan bersejarah pada 23 Mei 1940.

Setelah dipugar secara ekstensif pada tahun 1970-an, benteng ini kini berfungsi sebagai pusat budaya dan pendidikan, serta menjadi tempat untuk berbagai acara musik dan tarian, dan tujuan wisata.

Selain sejarahnya yang kaya, Benteng Rotterdam juga dikenal dengan cerita-cerita mistis yang beredar di masyarakat. Petugas Cagar Budaya Benteng Fort Rotterdam Makassar, mengakui adanya kejadian aneh dan kesurupan yang dialami oleh para pengunjung dan petugas.

Salah satu cerita yang sering didengar adalah tentang hantu tentara Belanda yang masih "mengawasi" benteng ini. Banyak pengunjung melaporkan melihat bayangan berpakaian militer Belanda pada malam hari.

Taman bunga di dalam kompleks benteng sering disebut sebagai tempat berkumpulnya kuntilanak, makhluk halus dalam mitologi Indonesia. Beberapa pengunjung dan petugas kerap mendengar suara tangisan bayi atau tawa ganjil dari taman ini pada malam hari.

Terowongan di dalam benteng menjadi subjek banyak cerita mistis. Pocong, makhluk mistis berbalut kain kafan, sering dikabarkan muncul di terowongan pada malam hari. Menurut petugas, terowongan ini dahulu digunakan sebagai tempat interogasi dan eksekusi, yang mungkin menjadi alasan reputasinya yang angker.

Beberapa petugas keamanan di benteng ini mengalami kejadian mistis, seperti mendengar suara langkah kaki tanpa melihat siapa pun.

“Kalau dibilang mitos iya, karena biasanya para security di sini ikut merasakan dan mengalami ada suara tidak ada gambar seperti orang baris berbaris. Kalau persoalan penunggu pasti ada, karena kita kan ada beberapa makhluk ya, ada makhluk astral juga.

Benteng Rotterdam tidak hanya menjadi saksi bisu sejarah panjang Makassar, tetapi juga menyimpan berbagai kisah mistis yang menambah daya tariknya sebagai destinasi wisata. 

Editor : Priska Watung
#Sejarah #kerajaan Gowa Tallo #MAKASSAR #benteng rotterdam #benteng ujung pandang #Selawesi selatan #mistis