Gorontalopost, MARISA – Seorang istri di Pohuwato inisial NL (25) alias Ti, akhirnya tewas di Rumah Sakit Bumi Panua (RSBP) setelah sebelumnya kritis akibat luka tikam suaminya berinisial MAD (30).
Tragedi berdarah suami tikam istri, untuk kedua kalinya terjadi di Pohuwato.
Berlangsung di Desa Buntulia Barat, Kecamatan Duhiadaa dan Desa Marisa Utara, Kecamatan Marisa Kabupaten Pohuwato pada Rabu (10/4/2024) sekitar pukul 18.00 Wita
"Benar, korban ada dua orang istrinya meninggal dunia dan pria (selingkuhan istrinya) luka berat kena tikam pisau," ungkap Kasat Reskrim Polres Pohuwato Iptu Faisal Ariyoga
Anastasius Harianja, kemarin (11/4/2024).
Baca Juga: Empat Kandidat Bakal Calon Gubernur Partai Golkar Disurvey Tim Independen
Sumber-sumber mengungkapkan, peristiwa memilukan yang memicu suami melakukan tindakan nekad ini dipicu, saat pelaku memergoki istrinya chattingan dengan pria RS.
"Motif untuk dugaan awal terkait permasalahan asmara. Pelaku lihat isi chattingan istrinya dan selingkuhan," ujar Kasat Reskrim.
Faisal menjelaskan saat mendapati istrinya sementara chattingan dengan selingkuhannya, pelaku mengambil pisau di dapur. Pelaku kemudian mendatangi RS yang memang sudah dikenalnya.
Baca Juga: Bacagub Tonny Uloli Menyapa Masyarakat Blusukan di Pasar Tradisonal
"Pada pukul sekitar pukul 18.50 Wita, pelaku mendatangi bengkel yang berada di Desa Marisa Utara yang saat itu pelaku diketahui biasanya RS sering nongkrong di lokasi itu.
RS sedang tidur di dalam bengkel kemudian pelaku mengambil batu langsung memukul RS menggunakan batu sebanyak 1 kali kena di kepala bagian depan (jidat).
Setelah itu mengeluarkan pisau langsung menikam RS sebanyak 2 kali mengenai bagian perut, dada," bebernya.
Selanjutnya kata Faisal, setelah menikam RS, pelaku kembali ke rumah dan menemui istrinya yang sedang tidur. Kemudian pelaku menikam istrinya berulang-ulang menggunakan pisau.
Baca Juga: Pertahankan Tradisi, Tumbilotohe di Sombari Kota Gorontalo Gunakan Bahan Bakar Ramah Lingkungan
"Korban NL istrinya ditikam berulang kali di bagian badan dan leher dengan menggunakan pisau," ucap Faisal.
Penikaman itu membuat korban LN meninggal dunia. Sementara RS masih dalam perawatan intensif.
"Korban NL dinyatakan meninggal dunia sedangkan korban RS mengalami 2 luka tusukan di bagian tubuhnya sehingga harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pohuwato," tuturnya.
Baca Juga: Polisi Lakukan Penyelidikan Backup UPPA Penemuan Bayi di Teras Rumah Gegerkan Warga Gorontalo
Adapun kejadian ini diberitakan sebelumnya, kejadian ini terjadi disaat warga Gorontalo menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Dihimpun dari sejumlah sumber, kejadian yang membuat geger ini berawal, saat MAD naik pitam mendatangi rumah SAL di Desa Marisa Utara, Kecamatan Marisa.
Tanpa ada lagi bertanya, MAD langsung menikam SAL beberapa kali di bagian perut korban.
Baca Juga: KPU Gorontalo Pecat Ketua KPPS Kampayekan Caleg
Begitu MAD pergi, SAL yang diduga selingkuhan istrinya pun langsung dibawa ke rumah sakit.
Setelah membuat SAL kritis, MAD yang masih sakit hati pulang ke rumah dan melakukan hal serupa kepada TI, yang tak lain adalah istrinya.
Setelah dirasa tuntas memberi pelajaran, MAD pun langsung menyerahkan diri ke Polres Pohuwato.
“Benar, ada dua TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan pelaku sudah menyerahkan diri ke Polres,” ungkap Plt. Kapolsek Marisa, Iptu Renly H Turangan. (Hendris/Hms-Pol)
Editor : Azis Manansang