Gorontalopost.Id, GORONTALO- Dinamika politik terus bergerak menjelang hajatan politik pemilihan umum (Pemilu) Legislatif dan Pilpres.
Kabar santer mengungkapkan seiring dengan berakhirnya masa jabatan Walikota Gorontalo pada akhir Desember 2023.
Baca Juga: BPJN Bangun Rest Area di GORR, Usulkan Tempat Pembuangan Sampah ke Pemda
Maka Walikota Gorontalo Marten Taha dikabarkan akan ikut bertarung di legislatif untuk kursi DPRD Provinsi Gorontalo.
"Kemungkinan besar Pak Marten akan ikut bertarung di Deprov karena namanya ikut masuk dalam daftar perubahan yang baru diperbaiki ke KPU,"ungkapnya sumber dilingkungan Golkar kepada media ini.
Baca Juga: Animo Pesepabola Muda Gorontalo Tinggi 160 Peserta Jalani Seleksi Timnas Indonesia U-17
Langkah ini diambil karena Marten memiliki jedah waktu sebelum bertarung maju di Pilgub Gorontalo.
"Makanya untuk mengisi kekosongan setelah berakhir masa jabatan Desember. Maka pilihan yang diambil Marten akan bertarung di DPRD provinsi,"ungkap sumber.
Ketua DPD I Partai Golkar Rusli Habibie belum berhasil dikonfirmasi soal skema. Perubahan tambahan daftar nama bakal calon anggota DPRD Provinsi Gorontalol Dapil Kota Gorontalo.
Baca Juga: Digitalent Enterpreunship Academy Solusi Pemkab Boalemo Cetak UMKM Unggul
"Kalau perubahan nama daftar calon, bole langsung tanyakan ke Ketua DPD I Partai Golkar atau bisa langsung ke Pak Marten Taha.
Karena saya tidak punya kewenangan menjawab itu,'ungkap Arifin A salah satu fungsionaris DPD I Partai Golkar. Saat mewakili Ketua DPD I Partai Golkar pada acara Deklarasi Pemilu Damai yang digelar Kesbangpol Pemprov Gorontalo, saat dikonfirmasi belum lama ini.
Sementara itu di kalangan politisi dan pengamat. Majunya Marten Taha yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Kota Gorontalo ini.
Maka akan terjadi perubahan konstelasi politik dalam perebutan kursi di DPRD Provinsi Dapil Kota Gorontalo.
"Salah satunya kemungkinan besar Golkar akan meraup tambahan kursi yang sebelumnya dua kursi Meyke Kamaru dan Fikram Salilama.
Dan kemungkinan ada Petahana yang tumbang," ungkap salah satu pengamat kepada media ini.
Baca Juga: Atlet Takraw Gorontalo Bersama Timnas Juara Piala Raja Thailand
Hanya saja menurutnya maju Walikota dua periode ini akan ikut mempengaruhi konstelasi perebutan Ketua DPRD Provinsi Gorontalo.
"Karena kita tau bersama Marten mantan Ketua DPRD provinsi Gorontalo. Tentu kedudukan Paris Yusuf akan ikut terancam.
Namun karena Marten bakal maju ke Pilgub, mudah-mudahan pertarungan ini tidak akan terjadi," ucap pengamat yang enggan namanya dikorankan.(zis).
Editor : Azis Manansang